Tags

, ,

Image

ket : tengah jilbab pink

Namanya bu rini. Menurut saya, beliau adalah salah satu guru terbaik yang dimiliki oleh MAN Insan Cendekia Serpong. Yang dimiliki oleh Indonesia.

Mengapa?

Beliau tidak mengajar bidang studi, beliau adalah guru BK (bimbingan dan konseling). Dimana BK di insan cendekia adalah tempat berkonsultasi mengenai tempat atau universitas mana yang akan dituju setelah lulus SMA nanti.

Awalnya saya merasa biasa saja, tidak ada yang istimewa. Sampai saat kelas 3 SMA, saya baru menyadari kehebatan dari guru saya ini.

Beliau hanya sendirian mengelola BK di insan cendekia. Dan beliau memiliki segudang informasi tentang universitas di indonesia atau bahkan luar negeri, program studi yang dimiliki, berbagai macam jalur masuk perguruan tinggi, serta apa saja yang harus dipersiapkan mulai dari awal hingga akhir.

Tak hanya itu, seringkali siswa juga berkonsultasi tentang apakah jurusan ini sesuai dengan kemampuannya. Meski tak jarang beliau dipusingkan dengan banyak siswa dengan nilai akademik yang biasa saja akan tetapi memilih jurusan yang luar biasa. Beliau tidak pernah marah ataupun meremehkan, justru beliau akan membantu dengan senyum manisnya, dan memilihkan jalur masuk yang sesuai dengan kemampuannya.

Hampir setiap hari sabtu selama kelas 3 SMA, selalu ada bimbingan karir di Insan Cendekia. Mulai dari mendatangkan universitas terkemuka di indonesia (UI, ITB, UGM) sampai universitas di luar negeri (NTU, NUS) serta lembaga yang menangani untuk kuliah di eropa, dll.

Puncaknya adalah Career Day. Yaitu hari dimana orang tua dan siswa kelas 3 diundang untuk hadir dalam acara semacam talk show dengan pembicaranya adalah seorang tokoh yang dianggap mampu untuk memberikan informasi tentang dunia kerja. Disertai dengan adanya stand-stand informasi tentang berbgai universitas. Dalam acara itu, seringkali terjadi dialog dan tanya jawab antara sesama orang tua, dimana ketika ada orang tua yang mengetahui informasi tentang dunia perkuliahan atau dunia kerja, mereka tak segan untuk berbagi.
Sebagai contoh ketika ada yang bertanya tentang tata cara agar bisa sekolah di jepang dan memperoleh beasiswa, kebetulan ada orang tua yang bekerja di kedutaan Jepang dan beliau memaparkan sejelas2nya tentang hal tersebut.

Acara2 di atas adalah sedikit dari berbagai macam usaha Bu Rini agar siswa minimal mengetahui jalur apa saja yang ada serta apa yang harus dipersiapkan. Saya semakin tercengang, ketika mengetahui bahwa beliau tak hanya menjadi guru BK bagi Insan Cendekia, tetapi juga menjadi guru BK untuk sekolah sekolah lain yang masih minim informasi. Banyak siswa dari sekolah lain yang berkonsultasi dengan beliau melalui telepon dikarenakan di sekolah mereka sama sekali tidak ada informasi tentang dunia perkuliahan. Benarkah di sekolah-sekolah lain tidak banyak informasi sebanyak yang saya peroleh?

Terakhir saya bertemu, beliau sedang dalam perjalanan menuju ke sekolah diluar Insan Cendekia Serpong. “Anak2 sekolah lain juga berhak tau, nak..karena mereka juga anak Indonesia..anak bangsa.” kata beliau ketika saya bertanya kenapa harus repot2 pergi ke sekolah lain.

Di akhir masa SMA, beliau selalu mempunyai data tentang semua anak Insan Cendekia dan kemana jalur yang mereka tempuh. Sudah diterima di universitas A, universitas B, C, D dan lain-lain.

Bu Rini. Beliau sangat bahagia ketika berhasil membantu anak didiknya untuk menempuh jenjang pendidikan yang lebih tinggi. Semoga Allah selalu meridhoi dan memberi kesehatan kepada beliau. Karena masih banyak anak bangsa yang harus diberikan informasi tentang berbagai pilihan untuk masa depannya. Masa depan yang cerah tentunya🙂 aamiin.