Tags

,

Image

Novel ini aku temukan secara tak sengaja di perpustakaan sekolah ketika aku masih SMA. Tapi, benarkah itu hanya kebetulan?

Sampai saat ini, novel ini adalah satu2nya novel yang membuat saya tersentak, tertahan untuk menangis, mencampur adukkan segala emosi, berpikir panjang, yang sampai saat ini pun masih belum menemukan jawabannya.

Singkat cerita, novel itu tentang poligami. Tapi detilnya, ah..tak seremeh itu.

Berikut sedikit cuplikan dari novel tersebut :

Mei Rose:
“Aku telah merampas sesuatu yang paling berharga dari hidupnya. Dan sangat wajar jika perempuan ini datang dengan segunung lahar api. Hm.. koreksi. Aku tidak merampas apa pun, aku hanya memaksanya berbagi.”

Arini:
“Jika cinta bisa membuat seorang perempuan setia pada satu lelaki. Kenapa cinta tidak bisa membuat lelaki bertahan dengan satu perempuan?”

(Mungkin,
dongeng seorang perempuan
memang harus mati
agar dongeng perempuan lain
mendapatkan
kehidupan…)

Ditambah lagi, ending dari cerita ini…menggantung.
Benar2 menyerahkan segalanya kepada pembaca.

Pertanyaan yang sampai saat ini belum bisa terjawab adalah : kuatkah aku seandainya arini adalah diriku? Apa yang aku lakukan?

Sebaliknya, bagaimana jika aku adalah sang mei rose? Tegakah aku meminta wanita lain untuk berbagi?