Tags

, , , , ,

Bagaimana jika mahasiswa, pengusaha dan pecinta sepak bola disatukan?

There he is. Ahmad Faiz Nasshor.
A brother. A son. A student. Manchunian. Aremania. An enterpreneur.

20 tahun yang lalu waktu ibu sedang KKN di Nganjuk, dia lahir. Saat itu saya masih berusia 2 tahun. Dari kisah masa kecil yang saya ingat, Mbah Sungkem, yang ikut membantu ibu di rumah sangat sayang kepadanya. Kebetulan kulit Dek Faiz agak hitam, jadi ketika ada tetangga yang nyeletuk “kok ireng?” Mbah Sungkem akan sangat marah dan berkata bahwa adik saya itu super-ganteng \=D

Adalah sesuatu yang sangat luar biasa sekali, menyaksikan perubahan pada dirinya. Dari awalnya seorang bocah, pelan-pelan berubah menjadi laki-laki yang dewasa.

Dari awalnya yang cuma suka main Pe-es, jadi sadar akan gunanya belajar. Dulu dia nakal. Sangat nakal. Kalau marah suka memporak-porandakan kamar tidur. Ngunci pintu dari dalam kamar dan ngambek. Tidak keluar kamar sampai apa yang dia minta terpenuhi.

Saat dia akan masuk SMP dan kebetulan SMP nya sama dengan saya di asrama juga, saya sempat ragu. Apakah adik saya bisa bertahan mengingat sikapnya yang selalu manja kepada ibu saya? Namun saya salah besar.

Hari pertama dia di asrama, sudah diajak pergi entah kemana oleh kakak-kakak asramanya. Saya sendiri sampai bingung. Secepat itukah dia bisa kenal dengan orang asing? Tapi ternyata, itulah kelebihannya. Dia mudah bergaul dan selalu terbuka kepada hampir semua orang yang dia kenal. Sehingga temannya ada dimana-mana.

Satu lagi yang saya sadari ketika satu SMP dengannya. Meski usianya lebih muda, nalurinya untuk melindungi saya sebagai kakak perempuannya amatlah tinggi. Saat itu saya sadar. Mungkin dia memang bandel, tapi sesungguhnya dia sangat sayang sekali dengan keluarganya.

Masuk SMA, dia tidak diterima di SMA yang diinginkan. Saya berusaha membesarkan hatinya dan berkata bahwa memang disana bukan tempat yang terbaik untuknya. Dia akan menjadi jauh lebih baik di SMA tempatnya bersekolah.

Feeling saya benar. Ketika SMA, dia semakin berkembang. Bahkan dia sudah memulai usaha kecil-kecilan dengan membuat disain kaos kemudian dia pasarkan melalui internet. Tak jarang juga dia diminta untuk membuat disain kaos maupun jaket kelas, serta dia sendiri juga yang diberi tanggung jawab untuk pemilihan vendor dan pembuatannya.
Bagi saya, itu adalah hal yang sangat mengagumkan, karena dia sudah bisa menghasilkan uang sendiri meski hasilnya tidak seberapa.

Adek saya ini orangnya tidak neko-neko. Cenderung sederhana meskipun sebenarnya bisa saja memilih yang ‘lebih’. Dia seperti mempunyai tujuan hidup jangka panjang, sehingga saat ini dia berusaha mencapai tujuan tersebut. Hebat bukan?

Ketika akan masuk ke bangku kuliah, dia berkata bahwa ingin masuk ke ITB. Saya hanya bisa membantu dengan doa, semoga dia diterima ditempat yang dia inginkan, dan tempat itu adalah tempat terbaik untuknya. Mengingat ketika SMA dia tidak bisa masuk ke tempat yang diinginkan. Saya ingin dia bisa merasakan kebahagian ketika impiannya itu terwujud. Sehingga air mata saya tidak bisa ditahan ketika tahu dia diterima di ITB. Alhamdulillaah ya Allah. Terima kasih..

Saat ini adik saya masih menjadi mahasiswa ITB semester 4. Masih muda dan keingintahuannya masih sangat besar. Usaha kaos nya sudah semakin tertata rapi dan berkembang ( you can check it here at footballis.me or @houseofunited ). Meski sudah semakin dewasa, tak jarang dia masih sering minta tolong kepada kakak perempuannya ini. It makes me feel needed. And its good.

Sedikit bocoran, dia paling suka nggodain adik tepat dibawahnya, Dek Ifa. Sehingga mereka berdua sangat sering bertengkar. Suatu kali Dik Ifa pernah berkata, “Mbak Da, Mas Faiz iku kurang opo yo. Pinter, tampang lumayan manis, olahraga yo lumayan jago, pengetahuan agamane yo apik, awak e duwur, due bisnis pisan masio cilik2an. Pasti akeh sing naksir.”
“Hahaha…iyo yo.”
“Eh tapi sampeyan ojo ngomong Mas Faiz, ngko de’e lak mesti ge-er”
Sori ya Dek Ifa, saya bocorkan. :p (¯⌣¯)♉

Selamat ulang tahun. Sudah kepala 2. Semoga makin dewasa. Islam dan dunia sudah menanti karyamu.🙂

Abah.Ibu.Mbak Fida. Adek2 : Ifa, Tsuroyya, Zahid, Salma, Zuhro, Hammam, Nilna.

Ps : he is on
twitter : @afaizn
facebook : ahmad faiz nasshor
tumblr : twntyfifthapril.tumblr.com
blog : afaizn.wordpress.com