Ternyata kebaikan itu menular. Buktinya apa? Ketika saya berusaha memperbaiki komunikasi dengan suami, ternyata suami tertarik untuk terlibat juga. Hehehe.

Saya selalu menceritakan apa saja ilmu yang didapatkan ketika mengikuti IIP. Setiap ada materi saya bagikan kepada beliau. Setiap ada PR atau tantanganpun pasti saya beritahu. Bagi saya, rugi kalau ada ilmu bermanfaat tapi nggak dibagi-bagi. Poin plusnya, suami jadi merasakan bahwa sang istri ingin berusaha menjadi lebih baik. Yang pada akhirnya hal tersebut juga menjadi motivasi beliau untuk memperbaiki diri. Disinilah kenapa saya cinta banget sama IIP. Mengajak kepada kebaikan tanpa menggurui. ❤️

Awalnya ketika bercerita tentang poin “Clear and Clarify”, saya menegaskan apa-apa yang menjadi perhatian saya. Lalu suami dengan sukarela menyambung, “Kalau aku nggak ribet kok. Cukup dengan kamu melakukan a,b,c,d aku nggak akan protes.” Disinilah hati saya kembali terbuka untuk bersyukur. Untuk menghadapi saya yang ribet kaya gini aja suami sabar banget. Lha saya kok nggak bisa sabar padahal suami sebenarnya simpel sekali orangnya.

Harus sering-sering nih “Clear and Clarify” supaya komunikasinya bisa berjalan dengan baik tanpa ada embel-embel, “Lha aku pikir kamu……” 😂

Bukan begitu saudara-saudara?

#level1

#day5

#tantangan10 hari

#komunikasiproduktif

#kuliahbunsayiip 

Advertisements