“Clear and Clarify” ini berguna untuk diskusi antara suami dan istri. Ketika salah satu pihak mengungkapkan pemikirannya dengan jelas, ternyata pihak lain justru bisa membantu loh supaya keinginan kita terlaksana dengan efisien. 😀

Contohnya saya yang mau cari kos-kosan. Insya Allah Bulan September akan kembali menjadi mahasiswa lagi di Surabaya. Survei kos menjadi penting karena setelah ini pengumuman tes untuk mahasiswa S1. Kalau nggak segera diputuskan nanti bisa kehabisan. 😂

Saya ini tipe yang agak rewel mencari kosan. Dulu saat kuliah S1 juga gitu. Mau pindah kos aja mungkin sekitar 1 bulan baru dapet kos pengganti yang sreg di hati. Sebenarnya kriterianya nggak muluk-muluk. Hanya saja nemu yang sreg ini lho yang agak merepotkan. Kalau kata Aa Gym, ini mah urusan hati. 🙈

Tapi masalahnya, kapan saya mau survei? Setelah browsing sana sini, nanya sana sini, dapatlah list kos yang kira-kira masuk kriteria. Sayangnya masih juga belum dapet waktu yang pas untuk survei. Padahal waktu pengumuman S1 semakin dekat. 

Ketika saya utarakan kepada suami, beliau dengan senang hati membantu survei. Caranya, pakai Google Street View! Alamak, ada teknologi kok nggak dipake. Hehehe. Paling nggak kan tau posisi rumahnya, kalau gambar kamar masih bisa dibrowsing atau minta lewat CP kos. Melihat penampakan dari luar cukup bisa memberi gambaran tentang suasana kos meski tidak selalu benar. Gambaran itu bisa membantu kita untuk memilih lagi kos mana yang diinginkan sehingga saat survei melihat langsung bisa efektif, tempat mana saja yang benar-benar ingin dikunjungi. 

Jadi, Clear and Clarify memang penting. Selain biar nggak miskomunikasi, itu juga bisa dipakai buat membantu orang yang dicintai. 😀

#level1

#day6

#tantangan10 hari

#komunikasiproduktif

#kuliahbunsayiip 

Advertisements