Dalam game tantangan kemandirian ini saya ingin agar lebih bisa mengontrol emosi ketika suami tidak sedang mendampingi. Namun ternyata di akhir cerita malah justru gagal total. 😭

Saya adalah orang yang sangat perasa, mudah menyalahkan diri sendiri, dan bila ada sesuatu yang kurang tepat saya akan langsung stres. Kesalahan itu akan saya ingat terus hingga jauh-jauh hari karena saya bukan orang yang mudah untuk melupakan. 

Saya menekankan pada diri sendiri. Nanti kalau suami sudah jauh, siapa yang bisa menenangkan hati kalau bukan saya sendiri? Apa saya tega kalau suami jadi nggak fokus? Kemarin-kemarin semua masih bisa saya handle. Namun ternyata ada satu hal yang menyebabkan pengelolaan emosi saya jauh dari kata berhasil, menyebabkan air mata tumpah sederas-derasanya. Padahal sejak menikah nggak pernah nangis kayak gitu. 🙈

Suami segera menenangkan, tidak mengatakan apapun, tidak memarahi saya. Hanya menemani saja. Sejurus kemudian saya menarik nafas panjang dan menghembuskannya hingga tangis saya reda. Malu sih, tapi lega. Akhirnya pikiran bisa jernih lagi untuk memikirkan beberapa solusi alternatif supaya saya tetap strong dimanapun suamo berada. Entah akan berhasil atau tidak, yang pasti tantangan ini akan menjadi sebuah perjalanan yang panjang dalam mengubah diri saya. 🙂

Mudah-mudahan berhasil. 😊

#Level2

#BunsayIIP

#MelatihKemandirian

#Tantangan10hari

Advertisements