Semua Adalah Bintang 4

Saat menemani suami makan malam atas undangan dari mantan staf kedutaan, saya menemukan bahwa suami orang yang sangat suka bertemu dengan orang baru. Bagi beliau, itu bisa memperluas networking barangkali di masa depan bisa berkolaborasi.

Sebaliknya, saya cenderung kurang nyaman dengan orang baru. Tapi begitu dekat dengan seseorang, saya bisa mempertahankan untuk jangka waktu yang lama. Sembari menemani suami, saya juga berusaha ngobrol dengan undangan lain (total sekitar 20 undangan). Alhamdulillaah di akhir cerita kami tukar nomer hape.

Bertemu dengan orang baru membuat suami mendapatkan pengetahuan baru dan memberikan insight yang berbeda. Meski belum membuat suatu perubahan yang signifikan, saya percaya dengan networking tersebut akan memberi manfaat di masa yang akan datang.

#Tantangan10Hari

#Level7

#KuliahBunsayIIP

#BintangKeluarga

Advertisements

Semua Adalah Bintang 3

Untuk syarat kelulusan S2, angkatan saya diwajibkan untuk membuat artikel ilmiah yang diterima oleh jurnal internasional. Padahal membuat artikel ilmiah itu bukan hal yang mudah. Harus tahu masalah, banyak membaca, paham Bahasa Inggris dan lain-lain. Bagaimanalah nasib saya kalau nanti nggak belajar tentang ini?

Akhirnya saya belajar dari suami karena beliau sudah malang melintang di dunia penelitian sejak lama. πŸ˜‚πŸ˜‚πŸ˜‚ Suami seneng banget akhirnya saya mau diajari membuat artikel ilmiah (dulu suami mau ngajarin tapi saya tolak2 soalnya beraaatt πŸ˜‚).

Dan alhamdulillaah sejauh ini sudah berhasil membuat 3 artikel ilmiah dalam Bahasa Inggris meski belum diterima di jurnal internasional. Sejauh ini tidak banyak hambatan karena saya memang suka menulis. Hanya saja menulis artikel ilmiah ada kaidah yang harus dipatuhi. Jadi yaa, masih belajar biar bisa jauh lebih baik lagi. ❀️❀️❀️

#Tantangan10Hari

#Level7

#KuliahBunsayIIP

#BintangKeluarga

Semua Adalah Bintang 2

Suami sangat suka dengan hal-hal yang berbau kompetisi. Ibaratnya, rasa ingin jadi yang terbaik itu selalu ada. Saya juga pengen jadi yang terbaik sih, cuman cara yang ditempuh ya lempeng-lempeng aja πŸ˜‚πŸ˜‚πŸ˜‚

Dulu beliau sangat suka sekali mengikuti perlombaan saat kuliah. Ikut kompetisi A, B, C, dan langganan jadi juara. Lah saya, cuman kuliah pulang kuliah pulang sekedar mengamankan IPK. πŸ™ˆ Suami suka pengen jadi yang terbaik “to build something”. Sedangkan saya pengen jadi yang terbaik “to help someone”. Apakah itu salah? Dua-duanya akan sangat bermanfaat selama berada di jalur yang benar. Bukan begitu? 😁

Maka suami saya akan sangat berapi-api saat menceritakan materi kuliah S2 nya di London yang tidak hanya berdasarkan teori tapi juga membahas fakta di lapangan dan apa yang harus dilakukan untuk menghadapinya. Saya yang mendengar juga selalu penasaran (karena seringkali kondisinya sesuai dengan lingkungan pelayanan kesehatan terutama rumah sakit), gimana cara menerapkan supaya bisa membantu rumah sakit untuk berkembang?

Guess what. Kita kalo diskusi nggak pernah seseru ini rasanya. Everday we learn something great. And it helps us to grow. ❀️

#Tantangan10Hari

#Level7

#KuliahBunsayIIP

#BintangKeluarga

Semua Adalah Bintang 1

Sejak mengikuti seleksi beasiswa LPDP, saya dan suami sama-sama suka merenung. Mau ngapain habis ini? Karena meski kami berdua sudah lulus dokter, rasanya kok kurang sreg kalau setiap hari terjebak dalam rutinitas melayani pasien. Setelah setahun menjalani program internship, kurang lebih sudah merasakan bagaimana bila menghadapi pasien baik di Puskesmas, IGD maupun di poliklinik di rumah sakit.

Hmmm. Awalnya suami berencana melanjutkan PhD karena beliau sudah lulus S2, sedangkan saya mau nggak mau ngikut suami deh karena beliau maunya di luar negeri. Jujur, karena syarat essay dari LPDP pulalah akhirnya saya jadi mikir, mau dibawa kemana hidup saya?

Setelah berpikir panjang, suami memutuskan PhD dengan meneruskan risetnya dibidang penyakit Diabetes Mellitus. Sedangkan saya karena sudah nyemplung di bidang manajemen rumah sakit dan tertarik dengan isu-isu BPJS, akhirnya saya mengambil jurusan Healthcare Policy and Management. Guess what waktu wawancara saya ditanyain, kalau lulus mau jadi apa? Saya jawab, mau jadi konsultan BPJS!!! πŸ™ˆπŸ™ˆπŸ™ˆ

Setelah dagdigdug nunggu pengumuman, akhirnya terjawab kalau kami berdua nggak ketrima! 🀣🀣🀣🀣🀣🀣Sebenernya sudah bisa diduga wong nggak niat, masio juga masih berharap dikiiit wakaka. Apapun itu, saya memahaminya sebagai “menurut Allah, tempat terbaik untuk saya dan suami bukan disana”.

Waktu latihan buat wawancara LPDP pun, saya melihat bahwa saya dan suami nggak ada rasa berbinar-binar yang kelihatan menyala gitu. #aposeh. Ibaratnya, sparkling di mata nggak kelihatan. Tahu kan maksudnya? Yah, tahu aja deh. πŸ™ˆπŸ™ˆπŸ™ˆ

Sangat-sangat berbeda ketika saya latihan bersama suami untuk wawancara beasiswa Chevening dimana suami mengambil jurusan MSc Entrepreneurship dengan Healthcare Pathway. Seneeengg gitu lihat beliau menjawab pertanyaan dengan berapi-api. Pun ketika beliau melatih saya buat wawancara tes masuk minat studi manajemen rumah sakit, he said that i could answer it smoothly.

I guess this is our way. Please guide us, Allah.

#Tantangan10Hari

#Level7

#KuliahBunsayIIP

#BintangKeluarga

Stairs to Science 12

Jadi post it dengan warna kuning adalah yang dibaca suami, selain kuning yang saya baca. Karena nggak kreatif, nggak punya pohon dan selalo nomaden, jadi saya menggunakan post it yang bisa ditempel dimana saja meski kreasi penempelannya nggak karu-karuan. πŸ˜‚

Dalam strategi marketing Blue Ocean, perusahaan menciptakan pasar sendiri dimana dalam pasar tersebut tidak ada pesaing lainnya.
Dalam organizational pride dijelaskan bahwa organizational pride merupakan salah satu faktor yang mempengaruhi loyalitas karyawan terhadap perusahaan tersebut.
#GameLevel5 #Tantangan10Hari

#KuliahBunsayIIP

#ForThingstoChangeIMustChangeFirst

Stairs to Science 11


Koordinasi merupakan salah satu proses dimana 2 entitas atau lebih saling berinteraksi sesuai dengan tipe koordinasi yang dibutukan. Sayangnya di Indonesia, para manajer hanya mengetahui bahwa karyawan harus berkoordinasi, tanpa mengetahui lebih lanjut tipe koordinasi seperti apa yang dibutuhkan dan harus dilakukan.

Planning memegang peranan penting dalam proses manajemen. Karena dalam perencanaan, nantinya kita akan menentukan goal, strategi jangka pendek maupun panjang serta standar atau aturan untuk meraih goal tersebut.
#GameLevel5 #Tantangan10Hari

#KuliahBunsayIIP

#ForThingstoChangeIMustChangeFirst

Stairs to Science 10


SWOT analisis merupakan salah satu dari metode perencanaan bagi sebuah organisasi/perusahaan bila ingin berkembang. SWOT ini mencakup analisa baik di inernal maupun eksternal organisasi. SWOT bertujuan supaya organisasi siap menghadapi segala perubahan yang ada dan bisa bertahan dengan ancaman yang mungkin terjadi.
#GameLevel5 #Tantangan10Hari

#KuliahBunsayIIP

#ForThingstoChangeIMustChangeFirst

Stairs to Science 8

So what is unfair advantage? Unfair advantage adalah kekuatan dari organisasi/perusahaaan kita yang tidak dimiliki oleh organisasi/perusahaan lain. Kalaupun mereka ingin memiliki, harus merogoh kocek yanh besar. Power advantage yang baik menjadikan sebuah perusahaan memiliki “ciri” karene diferensiasinya yang mencolok.
#GameLevel5 #Tantangan10Hari

#KuliahBunsayIIP

#ForThingstoChangeIMustChangeFirst

Stairs to Science 7

Perceived Illness merupakan salah satu faktor yang membuat pasien memutuskan untuk mau menerima tindakan di sebuah pelayanan kesehatan atau tidak. Perceived illness merupakan pemahaman pasien tentang penyakit yang dideritanya.
Metode Asuhan Keperawatan Profesional (MAKP) melihat manajamen keperawatan dari banyak aspek. Langkah-langkah yang harus diterapkan diantaranya pengumpulan data, analisis masalah, perencanaan, penerapan serta evaluasi.
#GameLevel5 #Tantangan10Hari

#KuliahBunsayIIP

#ForThingstoChangeIMustChangeFirst